Hub. Kami : 0331-5442222
Selamat Datang di website profil rumah sakit umum universitas muhammadiyah jember. Untuk pendaftaran silahkan dapat melalui kami di nomor 0822-2976-1496.

Berita

Waspada penyakit Kulit Mengintai Warga Jember, Banjir dan Hujan Lebat Picu Risiko Infeksi

 Humas - 31 January 2026

Jember – Banjir di sejumlah titik permukiman dengan ketinggian air mencapai lutut orang dewasa karena curah hujan tinggi di wilayah Jember meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama penyakit kulit.

Faktor utama pemicu hal tersebut adalah kontak langsung dengan air banjir yang kotor dan tercemar yang dapat memicu berbagai masalah kulit, seperti gatal-gatal, infeksi jamur, dermatitis, hingga iritasi kulit yang disebabkan oleh lingkungan lembab, pakaian yang sering basah, serta keterbatasan akses air bersih.

Selain itu, genangan air yang bertahan cukup lama di lingkungan permukiman dapat memperburuk kondisi kebersihan, sehingga memperbesar risiko pada anak-anak, lansia, dan warga dengan daya tahan tubuh rendah.

Masyarakat diimbau untuk segera waspada apabila mengalami:

  • Rasa gatal berlebihan
  • Ruam kemerahan, bintik, atau bercak putih
  • Kulit bersisik, perih, atau melepuh
  • Luka yang sulit sembuh
  • Tanda infeksi seperti bengkak dan bernanah

Untuk menekan risiko penyakit kulit, masyarakat disarankan:

  • Segera membersihkan tubuh setelah terpapar air banjir
  • Mengganti pakaian basah sesegera mungkin
  • Menggunakan sabun antiseptik
  • Menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar
  • Mengeringkan kaki dan lipatan tubuh dengan baik
  • Menghindari penggunaan handuk dan pakaian secara bergantian

Warga yang mengalami keluhan penyakit kulit dan tidak kunjung membaik diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan. Untuk mendapatkan layanan pemeriksaan dan penanganan medis, masyarakat dapat mengunjungi RSU Unmuh Jember.

Deteksi dan penanganan dini sangat penting untuk mencegah infeksi meluas serta mempercepat proses penyembuhan. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan menjaga kebersihan diri selama musim hujan dan banjir masih berlangsung.